Bab 16 - Luka yang Tak Terucap

285 Words
Hari demi hari berlalu, aku dan Adrian mulai menyusuri jejak masa lalu yang selama ini dia tutupi. Dia menunjukkan kepadaku dokumen, rekaman, dan kesaksian-kesaksian yang membuat hatiku semakin tergores. Aku pikir aku sudah cukup kuat. Tapi ternyata, ada luka yang masih membekas begitu dalam di dalam diriku. "Aku tahu ini menyakitkan, Nayara," kata Adrian suatu malam, saat kami sama-sama duduk di depan meja penuh berkas. Aku menatap tumpukan bukti yang kini memenuhi ruang kerja Adrian. Semua tentang kejahatan, pengkhianatan, dan orang-orang yang aku pikir dulu adalah keluargaku sendiri. "Aku hanya ingin tahu... kenapa kamu tidak pernah menghentikan semua ini? Kenapa kamu memilih menjadi bagian dari lingkaran setan itu?" tanyaku, nadaku nyaris bergetar. Adrian terdiam lama. Wajahnya kosong, matanya menatap kosong ke arah tembok. "Aku terlalu takut kehilangan semuanya, Nayara," jawabnya pelan. "Aku pikir... kalau aku mengontrol semuanya, aku akan aman. Tidak akan ada yang bisa melukaiku." Aku tertawa miris. "Dan kamu melukai orang lain demi rasa amanmu sendiri?" Dia menatapku. Ada kesedihan yang sulit aku tolak dalam sorot matanya. "Aku tahu aku salah. Tapi... sekarang aku ingin berubah. Aku ingin membuktikan bahwa aku bisa menjadi pria yang berbeda." Aku menghela napas panjang. Luka di hatiku terlalu banyak untuk bisa sembuh dalam semalam. Tapi di lubuk hatiku yang terdalam, aku sadar... aku juga lelah menjadi wanita yang hanya hidup untuk membalas dendam. Malam itu aku menangis. Bukan karena Adrian. Tapi karena aku sendiri yang sudah terlalu lama memikul luka yang tak pernah aku izinkan sembuh. Dan untuk pertama kalinya, Adrian meraihku, memelukku dalam diam. Tidak ada kata-kata, tidak ada janji. Hanya keheningan yang terasa lebih jujur dari semua sandiwara yang pernah kami mainkan. Di dalam hatiku, aku tahu... ini adalah luka yang harus kami sembuhkan bersama.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD