Seoul, 2014 Mina saat itu belum menjadi penulis terkenal. Ia masih mengirimkan naskah ceritanya ke berbagai penerbit. Namun, ada bebeapa karyanya yang sudah memiliki banyak penggemar di platform daring kepenulisan—agaknya, Mina cukup dikenal namanya dalam dunia itu. Dan, yang namanya usaha itu tak pernah ada yang sia-sia. Siang ini, ia mendapat kabar melalui telepon jika naskahnya di terima oleh salah satu penerbit. Dan, mengajak Mina untuk melakukan pertemuan. Girang tak karuan, Mina yang saat itu masih pekerja paruh waktu di kedai kopi pun meminta izin pada Bos-nya. Setelahnya, ia berganti pakaian. Kemudian, menunggu berlari ke arah mobil abu sedan yang terparkir di pinggir jalan. Beberapa meter di depan tempatnya bekerja. “Siapa kau?” tanya Sang pemilik mobil, begitu Mina masuk ke da

