Surat Kecil Ayah

2062 Words

Mina dan dua kakak beradik itu sedang sarapan. Ramen dan telur mata sapi yang tersaji di depan mereka. “Mina.. Tumben sekali kau tidak masak banyak?” tanya Hoon. “Tidak usah banyak bicara! Cepat makan!” “Enak sekali ramen buatan mu,” tambah Jae Kyung. “Aku tidak butuh pujianmu! Cepat habiskan makananmu! Dan, keluar dari rumahku!” “Kau dengar, kan?” sindir Hoon. “Itu juga berlaku untukmu, bodoh!” Jae Kyung menahan tawa. Hoon mengangkat tinjunya. Mina membanting sumpit. “MAKAN!” Ini adalah kali ketiga Mina berteriak pada keduanya. Setelah sarapan, Mina buru-buru mengusir keduanya. Hoon dan Jae Kyung saling bertatapan di depan pintu apartemen Mina. “Kau belum menjawwab pertanyaanku tadi apagi!” kata Hoon. “Kenapa kau bisa ada di kamar Mina?! Jelas-jelas, kau sudah merela

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD