Bab 115. Cindy Takut

1025 Words

Kalea menatap Bima yang tengah menghabisi makan malamnya. Setelah perdebatan panjang itu, Kalea memutuskan untuk menjalankan masa pendekatan dengan Bima. Tentu itu semua juga atas saran dari sahabat-sahabat gadis itu. Ini adalah kencan pertama mereka setelah sekian lama berkenalan. Bima sengaja mengajak Kalea makan malam di salah satu restoran dengan nuansa kekinian agar gadis itu bisa merasa lebih nyaman. Bima melirik Kalea yang telah menghabiskan makan sejak beberapa menit lalu. Laki-laki itu terkekeh pelan, Kalea makan dengan begitu lahap dan cepat. "Menu di sini pada enak, ya? Sampe lu makan selahap itu," tanya Bima. Dia menyengir lebar. "Hehehe ... " Bima terkekeh pelan seraya menggelengkan kepala. Laki-laki itu memilih untuk tidak lagi berbicara seraya memasukkan satu suap terakh

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD