T I G A P U L U H D U A

2434 Words

“Aku baru aja balik ke kosannya Raga. Kamu udah makan? Mau aku pesenin? Gimana meeting sama Pramita? Syukurlah. Belum tahu, mungkin minggu depan baru balik. Iya, aku juga kangen sama kamu.” Mahesa menutup ponselnya dan melemparkannya asal ke kasur. Tubuhnya terbaring lelah dengan sebelah lengan yang menutup matanya. “Lo pinter banget dramanya.” “Jangan mulai, Ga.” “Lo yakin mau ngelakuin ini?” “Yakin.” “Yakin bakal bikin Indira bahagia?” “Yakin. Pelan-pelan gue bakal jauhin dia. Lo udah telepon temen lo?” “Udah. Kapanpun lo siap, dia juga siap.” “Lo ngomong apa aja ke dia?” “Gue enggak ngomong apa-apa. Dia anaknya enggak kepo. Selama bayarannya oke, dia enggak masalah.” “Good. Kenapa lagi?” tanya Mahesa pada Raga yang masih berdiri menatapnya di ambang pintu. “Tuh,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD