D U A P U L U H T I G A

3107 Words

“Lho? Kalian enggak jadi berangkat?” Olive menatap bingung pada Mahesa dan Indira yang malah asyik menikmati santap siangnya di depan teve. “Masih hujan,” sahut Indira. “Entar sorean dikitlah, kalau udah enggak hujan. Lagian kalau pas bulan Desember jelang natal gini, Paris paling bagus pas malam, kan? Banyak lampunya.” “Yah, gue pikir lo berdua bakal jalan pagi tadi.” “Emang kenapa?” Olive melangkah mendekat untuk bergabung menyantap makanan yang baru saja dibeli Indira. “Gue udah bilang ke Richard kalau kita bakal dateng ke pesta natalnya dia yang sekaligus buat nyambut kakaknya yang baru balik dari Amrik.” “Jam berapa emangnya?” “Jam enam.” “Hem …” Indira menimbang sejenak rencananya hari ini. Sebenarnya dia bisa saja menolak ajakan Olive, hanya saja ini yang mengund

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD