Bab 22. Menghilang

1859 Words

***         Pagi-pagi sekali, Brayen sudah terbangun karena ingin ke kamar mandi. Saat kembali, ia baru meyadari tidak ada sosok Aluna yang masih berbaring di atas ranjang. Biasanya sepagi ini, gadis itu masih setia menempel di atas ranjang, tapi sekarang sosoknya hilang begitu saja, membuat Brayen bertanya-tanya, kemana Aluna? Karena masih mengantuk, dan sudah terlanjur tidak diizinkan datang ke kampus, Brayen kembali memilih tidur, mungkin Aluna hanya turun ke bawah, pergi mengambil air minum. Tapi, sepertinya ada yang menjanggal. Saat Brayen belum benar-benar masuk ke dalam mimpi, ia masih belum bisa merasakan sosok Aluna kembali masuk ke kamar, hingga memaksa matanya harus kembali dibuka. Padahal, ini hampir sepuluh melit. Karena merasa penasaran, Brayen ikut turun kebaw

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD