Kendaaraan itu terus melaju. Berjam-jam telah mereka lewati. Blok-blok rumah yang telah tidak dihuni dalam waktu lama berlalu begitu saja. Gedung-gedung tinggi, mall, dan berbagai pertokoan kosong menjadi pemandangan yang terlihat di balik kaca jendela. Mereka terus melewatinya. Hingga akhirnya tinggal beberapa blok lagi. Mereka akan segera tiba di lokasi. Tanpa mereka sadari. Ada sebuah kawat yang bisa saja membuat mereka menjadi hancur berkeping-keping. Sebuah fragmentation mines yang terhubung dengan kawat tersbut. “Stop!” teriak Hito dengan segera. Saat netranya menangkap sekelebat kilatan cahaya pantulan dari kawat tersebut. Roy yang sedang mengemudikan kendaraan pun menginjak rem dengan sangat kuat. “Hampir saja!” ucap Hito. Sementara rekannya yang lain tidak menyadarinya. M

