Di Bali …. Reiner mengambil USB yang diberikan oleh Yara kepadanya. Kini, keduanya sudah berada di sebuah vila yang telah disewa oleh Reiner selama dua bulan tinggal di sana. “Jangan dulu mendengarkan ini, Yara. Kondisi kamu belum sem—” “Justru karena kondisi aku masih seperti ini. Seharusnya aku harus tahu ini sekarang juga.” Yara menyela ucapan Reiner. Lelaki itu kemudian menghela napasnya dan mengangguk patuh. “Ya sudah. Kalau kamu ingin mendengarkan sekarang juga.” Reiner mengambil laptop miliknya di dalam koper dan menyalakan. Sebab Yara tidak mau tahu ia harus segera tahu semuanya. Rekaman diputar …. “b******k lo, Tristan. Bukan mau Yara karena nggak bisa memiliki anak. Kalau elo emang sayang sama dia, harusnya elo bisa menunggunya dengan sabar—” “Elo enak ngomong kayak gitu

