Kenapa Jahatin Mama lagi?!

1122 Words

“Suka kok. Suka banget malah.” “Ya sudah, kita pilih yang ini saja.” Yara meringis pelan kemudian menggaruk tengkuk lehernya. “Ya sudah kalau begitu.” Reiner menerbitkan senyumnya lalu kembali bicara dengan pelayan toko itu. Selesai memesan cincin kawin, keduanya memilih untuk makan siang bersama di sebuah restoran yang ada di mall sana. “Satu minggu menjelang pernikahan, katanya kita nggak boleh ketemu dulu. Untuk itu, aku ingin puas-puasin jalan sama kamu seharian penuh hari ini. Karena besok aku harus ke toko peralatan medis. Ada beberapa alat medis yang harus aku beli.” Yara yang tengah menyeruput lemon tea miliknya lalu mengangguk. “Ya. Aku juga mau sok sibuk. Bukan kamu aja yang mau menyibukan diri menyambut hari pernikahan.” Reiner terkekeh pelan. “Kamu mau nata buku di toko

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD