Rasa Sayang Jihan pada Yara

1095 Words

Satu bulan berlalu …. Kondisi Yara sudah semakin membaik setelah menghilang dari tempat yang sudah membuatnya menjadi ‘hampir’ gila karena ulah Tristan yang mengekangnya. Tidak boleh bertemu dengan siapa pun termasuk sahabatnya. “Morning!” Yara berteriak di telinga Reiner yang masih terlelap dalam tidurnya. Reiner lantas membuka matanya spontan sembari bangun dari tidurnya. Terkejut juga berdengung gendang telinganya karena ulah Yara. Perempuan itu tertawa dengan puas melihat Reiner yang terengah-engah, mengatur napas sembari mengusap dadanya. Lelaki itu lantas menangkap tangan Yara dan menjatuhkan tubuh perempuan itu. Memegang erat kedua tangan Yara hingga membuat perempuan itu tak bisa berbuat apa-apa sebab kini tubuh Reiner berada di atas tubuhnya. “Reiner, ampun. Jangan geliti ak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD