Yara menggenggam tangan Reiner sembari menatapnya. Tidak sanggup rasanya memberi tahu hal ini kepada lelaki itu. “Yara. Bicaralah.” Yara menutup matanya sekejap lalu menatap Reiner kembali. “Aku nggak boleh nikah sama kamu setelah kami bercerai.” Reiner terdiam sejenak. Syarat dari Tristan sudah pasti membuat Yara tertekan. Ia kemudian mengusapi lengan perempuan itu dengan lembut. “Nggak apa-apa. Itu hanya syarat, asalkan jangan dibuat perjanjian di atas hitam putih. Kalau Tristan sampai membuat itu, yaa ….” “Kamu pun bingung, kan? Tristan itu licik, Reiner. Sudah pasti dia akan membuat perjanjian itu. Aku nggak mau, Reiner.” Lelaki itu kemudian menarik tangan Yara dan memeluknya. Memberikan ketenangan kepadanya yang tengah resah dan gelisah karena syarat dari Tristan. “Nanti kita c

