236. Bermain Di Mansion

1321 Words

“Saya hanya menemukan dua macam sidik jari yang menempel di bagian dalam brankas, Tuan.” Andromeda memberi laporan. “Semuanya sudah saya kirimkan pada bagian forensik agar diperiksa.” “Bagus, terima kasih atas kerja kerasmu hari ini, Ndro. Maaf aku telah mengacaukan liburanmu,” sesal Rudi. “Saya tak masalah, Tuan. Oh, ya, kira-kira ... di sana ada sidik jari siapa lagi selain milik Anda?” tanya Andromeda yang penasaran. Rudi mengernyitkan dahinya. “Entah!” Dia agak sedikit berpikir. “Mungkin ... itu sidik jariku dan Ayah Dwipa.” “Kenapa bisa ada sidik jarinya?” “Aku membuka brankas ini bersamanya, lalu ... dia juga ikut memastikan kalau berlian dalam brankas itu juga hilang. Sepertinya itu miliknya.” Rudi yakin jika sidik jari lain itu pasti milik mertuanya. Andromeda pun mengangguk

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD