234. Misteri Brankas Kosong

1050 Words

Dwipa Mulya kali ini menumpang pada mobil milik menantunya. Ia meninggalkan Rubicon putih kesayangannya karena saat ini ia tak mau mengambil risiko bila terjadi apa-apa pada dirinya yang sedang membawa berlian hitam berbahaya. “Rud, sebenarnya seberapa bahayanya benda ini?” tanya Dwipa Mulya pada Rudi. “Hmmm, sama bahayanya jika kita sedang diburu oleh mafia Jepang. Membuka berlian hitam tersebut, akan membuat sebuah chip yang tertanam di dalamnya memancarkan sinyal untuk dideteksi oleh mafia tersebut. Dan kita akan berada dalam bahaya.” Rudi mengakhiri penjelasannya. Dwipa pun mengangguk, sebenarnya ia sudah mendengar hal ini sebelumnya dari Rudi. Namun sepertinya Rudi sendiri tak mengingat kapan menjelaskannya. “Baiklah, aku mengikuti langkah yang kau ambil saja.” “Iya, kau benar,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD