240. Ledakan Di Tepi Jalan

1200 Words

“Jerry ... Jerry, Jerry, Jerry.” Rudi mengucapkan nama itu sambil bolak-balik. “Aku serasa tidak asing dengan nama itu, namun sama sekali tak aku ingat siapa itu Jerry?” tanya Rudi pada dirinya sendiri. “Mungkin dia adalah nama orang yang tak sengaja kaubunuh di masa lalu, Ketua,” celetuk Beni sambil melahap nasi padang dengan satu suapan penuh. “Memangnya aku apa sampai tak sengaja membunuh orang. Diam dulu kau, Ben! Nanti aku jadi lupa.” Beni mencibir. “Bukan gara-gara aku, tapi kau memang pelupa,” ujar Beni lirih. Mana berani dia mengatakan kalimat seperti itu dengan lebih lantang. “Oh, iya, Ben! Aku mau bertanya, apa ada anak buah Naga Angin bernama Jerry?” tanya Rudi pada Beni. “Anak buah Naga Angin tidak banyak, aku bisa mengingat semua namanya. Kalau ada salah satu dari mereka

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD