Restu Nayra

1005 Words

"Mayra! Apa kau mencintai Vano?" Tanya Nayra dengan nada suara yang tegas dan menakutkan bagi semua orang yang mendengarnya, Suara nya yang biasa terdengar lembut kini terdengar seperti orang yang sangat marah. "Kak aku mohon kakak jangan salah paham" Ucap Mayra yang kini sudah bersimpu dikaki Nayra yang masih duduk di kursi rodanya. "Jawab aku Mayra? Apa kau mencintai Vano?" Teriak Nayra. Sedangkan Vano hanya bisa terdiam dtempatnya, Sedangkan Mama yang sudah lemas kini berada dipelukan Papa. "Cukup Nayra, Usir saja pria b******n ini" Kini Papa mulai merasa kalau suasana diruma semakin kacau. "Stop Pa! Aku bicara pada Mayra, Biarkan Mayra yang bicara" Titah Nayra kepada Papanya. Namun Mayra hanya bisa terdiam dan menangis dipangkuan sang kakak. Nayra yang semakin kesal kare

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD