Bab 36

1069 Words

“Bagaimana semua ini bisa terjadi?!” Brak! Tangan menabrak meja dengan kekerasan, bunyinya melengking menyebar ke setiap sudut ruangan. Matanya membelalak ke arah Riko dan Dante yang kepalanya menunduk, ragu-ragu mengangkat wajah. Jantung berdebar kencang, benak tergelincir. Bagaimana kalau Cantika menyadari tentang adiknya? Wanita itu pasti tidak akan diam, pasti akan menggali semuanya sampai ke akar-akarnya. “Ceroboh!” Suaranya menggelegar. “Sudah kubilang, mainlah dengan hati-hati. Walau dia lemah, tak punya kekuatan melawan ku, bukan berarti kalian bebas bawa mobil sialan pria itu ke jalan raya!” “Tuan, dia tidak tahu apa-apa,” ujar Riko dengan suara yang gemetar, tubuh sedikit bergoyang. “Dia yakin mobil itu bukan milik Keenan. Saya sudah menjelaskannya.” Dante mengangguk cepat.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD