Panik!

1183 Words

“Eh gila.” Nana panik dia malah mau diajak melakukan hal gila. Seumur hidup Nana dia nakal hanya merokok dan pacaran main sampai d**a, tidak sampai ena-ena apalagi main bertiga. “Cupu. Pokoknya balik lo ikut kita!” Nani memaksa, lihat saja nanti, apakah omongannya benar atau tidak dan dia berhasil menarik Nana ke dalam lubang hitam? “Gak, ih ngeri gue.” Nana sampai bergidik ngeri, dia tidak bisa membayangkan adegan dewasa saat belajar seperti ini, nonton bokep pun tak pernah. Pulang selesai kursus ternyata Nani terus saja memegang lengan Nana, mungkin takut anak ini kabur. Nana pun melepas tangan Nani perlahan agar dia bisa kabur. “Mau kemana lo?” tanya Nani dengan tatapan sinisnya. Dia eratkan kembali pelukan ke tangan Nana agar gadis ini tidak kabur. Pikiran kotor Nani mengatakan bah

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD