TKS - 56

1608 Words

Penampakan kamar rumah sakit yang terang serta aroma obat-obatan khas tercium hidungnya. Pandora menarik napas dalam-dalam, sebelum membuangnya kasar. Meresapi setiap cahaya yang masuk dari jendela kamar. "Dia sudah sadar." Sebuah suara membuatnya terbangun. Kedua matanya membuka lebih lebar, mencerna kejadian demi kejadian yang baru saja terjadi ditemani kepala yang sakit. "Aku akan memanggil dokter." Itu suara Ellie. Saat Pandora berpaling, dia melihat pamannya duduk dengan air mata berlinang. Kemudian mendekat dengan gemetar. Suasana berubah haru. "Pandora sudah sadar. Ya Tuhan, badanku gemetar semalaman." "Aku baik-baik saja." Kepala Laito meneleng muram. "Kau tidak sedang seperti itu. Kau terluka. Semalam tidak sadarkan diri." Ingatan sebelum hari ini membuatnya terkejut. Pando

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD