Sarah merasa tidak enak hati dengan Robby. Setelah kemarin ia tiba-tiba menjemputnya selepas wawancara dengan Dekan—dengan alasan dua surat istimewa Lily—sekarang lelaki itu mengantarnya ke The Allen Villarreal Wedding Boutique untuk mengepas baju pengantin. Bukan hanya sekadar mengantar, tapi juga ikut mengepas baju! "Sebenarnya kau tak perlu mengantarku seperti ini. Kita bisa langsung bertemu di butik." "Tentu saja aku harus melakukannya. Itu kan gunanya kakak laki-laki, ya kan?" Sarah mengalihkan pandangannya keluar jendela mobil. Ia tidak ingin mata Robby menangkap gelombang bahagianya. "Yeah, mungkin saja begitu. Aku kan, tidak pernah punya saudara sebelumnya." Robby menyeringai. "Bagaimana rencanamu kemarin?" Sarah menoleh. "Aku sudah memutuskan akan pulang ke Redmond setela

