CTS~19

1220 Words

Episode sebelumnya .... “Gue harus sembunyi dimana lagi, Rio .... semua tempat mengingatkan gue tentang lo,” bisik Ify yang kini mulai mendekap lutut, menyembunyikan wajahnya dan mulai terisak lirih. ****  “Sorry!” Entah ini permintaan maaf Alvian keberapa kali, tapi pemuda itu selalu meminta maaf kepada Ify membuat Ify merasa tak enak hati. “Nggak perlu minta maaf, kamu nggak salah.” Dengan berbekal lampu senter dari ponsel, keduanya kembali melewati jalan terjal itu untuk pulang. Kali ini lebih sulit karena hari yang sudah berangsur malam dan jalanan gelap. Namun itu bukan hal yang menakutkan bagi Ify. Tidak sampai lima belas menit kemudian, mereka sudah tiba di pemukiman warga. Setelah menemui pemilik halaman untuk mengucapkan terima kasih karena sudah diijinkan untuk parkir, Al

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD