Bab 33

1003 Words

Lili tak menggubris pertanyaan apapun yang keluar dari mulut Nico. Sebab, jika dirinya sekali saja menjawab, maka akan ada banyak rentetan pertanyaan yang lain yang akan bermunculan dari mulut Nico. Lelaki itu akan terus merongrongnya dengan segala macam hal yang ingin ia ketahui tanpa perduli tenpat dan waktu. Mata Lili mulai berubah cerah saat melihat mobil yang mereka tumpangi sudah memasuki sebuah hotel. Tangannya bergegas merapikan rambut serta pakaian. Kemudian meraih beberapa hal yang Nico butuhkan saat pertemuan nanti. “Kita sudah sampai, Tuan,” beritahu Lili pada Nico yang masih sibuk dengancelotehannya sendiri. Terkadang Nico terlihat diam dan cuek tapi disatu sisi jika dalam mood yang baik lelaki itu akan terus bicara dan tak mengijinkan Lili diam walau hanya sejenak. “Ah, ya

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD