Udara khas pesisir pantai mulai menyambut kehadiran Nico. Semilir angin dan lambaian raun nyiur menghiasi sepanjang mata memandang. Keindahan ciptaan Tuhan dengan hamparan air yang begitu memanjakan mata. Ini akan jadi tempat yang pas untuk berbagi kehangatan bersama keluarga. Meski tempat yang berbeda, tetapi Nico kembali mengingat momen manis bersama Lili beberapa bulan yang lalu. Tiba-tiba Nico jadi rindu wanita itu. Akhir-akhir ini mereka semakin akrab dan sering berbagi cerita. Lebih tepatnya Lili yang bercerita dan Nico menjadi pendengar yang baik. Jerry yang setia mengemudikan mobil itu mulai membawanya masuk kepelataran sebuah gedung yang belum sepenuhnya selesai. Dibagian pintu masuk sampai kegedung masih gersang. Tak ada tumbuhan hijau yang menghiasi. Sedikit membuat Nico sakit

