Jejak Panas

1178 Words

Dengan rasa gugup yang luar biasa Aleah menuju sisi ranjang itu. Ia duduk dengan perasaan cemas di sana. Sesekali matanya melirik kea rah Lucas memerhatikan gerak-gerik pria berotot itu. Tetapi bukannya mencumbu Aleah pria itu malah tiba-tiba meletakkan kepalanya di pangkuan Aleah. Aleah terkejut sekaligus heran dengan apa yang terjadi. Lucas memejamkan matanya dengan nyaman di sana. “Jika kau sudah merasa pegal katakan saja tapi aku ingin begini dulu,”kata Lucas. Aleah tersenyum tipis lalu tanpa ia sadari jemarinya membelai rambut Lucas. “Ya, begitu, aku sudah lama tidak merasakan belaian seperti itu,” ungkap Lucas masih memejamkan mata. “Seberapa lama?” tanya Aleah. Lucas membuka mata “entahlah, terakhir kali ibuku membelaiku seperti itu aku masih kecil, kecil sekali,” jawabnya sam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD