Bab 27 Be Well, My Love

1833 Words

“Kak Arga udah makan? Udah salat? Kak Arga sehat kan? Kak Arga baik-baik saja, kan? Di situ aman kan?”             Mungkin itulah urutan kalimat pertanyaan yang diucapkan Tasya pada Arga akhir-akhir ini. Apalagi setelah mendengar berita tentang penembakan itu. Tasya si Cuek sudah bukan namanya lagi jika menyangkut tentang Arga. Kini gadis dingin itu menjadi teko air yang mendidih ketika teleponnya diangkat oleh Arga. Arga yang awalnya merasa bersalah karena tak memberitahu Tasya dan keluarganya, kini hanya pasrah. Dia pasrah diberondong pertanyaan seperti itu setiap hari. Dengan pasrah juga, dia menjawab satu persatu pertanyaan itu. “Sudah makan Yah, Bu. Arga sehat saja. Kondisi keamanan sudah oke, kok. Ayah dan Ibu, gimana?” “Sudah semua Sayang. Keamanan baik-baik saja kok. Pemberontak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD