aku langsung buru-buru pergi begitu saja dari dalam kamar itu seolah aku sudah tidak ingin menempati kamar itu lagi rasa senang beberapa waktu lalu ketika aku menempati ranjang tersebut sirna seketika saat aku baru menyadari ternyata ranjang itu memang bukanlah untukku dan aku tidak berhak untuk menginginkannya. aku pergi begitu saja bahkan aku tidak memberitahu bibi asisten rumah tangga dokter Rafandra. aku langsung menyetop taksi begitu saja dan aku memilih untuk menuju Rumah sakit terlebih dahulu untuk melihat keadaan mamaku di sana sebelum aku berangkat kuliah. sesampainya di rumah sakit Aku melihat mamaku yang saat itu Tengah tidur dan sudah baik-baik saja sesaat aku menunggunya di sana sampai akhirnya mamaku mampu membuka mata dan tersenyum padaku kami ngobrol sedikit meskipun be

