65.Kepergok

2671 Words

Neneng POV. “Neng!!!”. Aku sampai tersentak kaget karena teguran a Iwan yang tiba tiba dari balik pintu kamar kos kosanku. “Ya a!!” jawabku langsung bangkit mendekat dan mengabaikan teh Usi yang masih tertawa. “Udah mau sampai tuh bapak, ibu sama Tina” jawab a Iwan dan membuat teh Usi ikutan bangkit. “Beneran pak Iwan?” tanya teh Usi mewakiliku. A Iwan mengangguk. “Ayo makanya ke bawah. Bapak Neneng bilang bawa banyak barang” jawab a Iwan. Sudah pasti bapak bawa oleh oleh, tidak mungkin tidak. Setidaknya hasil kebun bapak. Selalu begitu soalnya kalo pergi ke rumah saudara atau ada saudara yang datang ke rumah kami. “Ayo atuh Neng” ajak teh Usi. Bergegaslah kami ke bawah, tepatnya ke gerbang pintu masuk kos kosanku. Tapi langkahku dan a Iwan tertunda oleh pak Jun, yang jadi penj

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD