Neneng POV. Aku sudah cerita belum sih kalo akhirnya aku kewalahan dengan kelakuan suamiku sendiri?. Belum ya?. Aku cerita sekarang deh. Di mulai pada esok harinya. Mendadak a Iwan tidak tidur lagi seperti biasanya kalo hari libur datang. Biasanyakan selepas subuh pasti dia akan tidur sampai waktu zuhur tiba. Ini gak. Bangun dong lalu menyuruhku bertahan di kamar setengah harian. Yam au ngapain lagi kalo bukan berulang kali mengasah golok sakti miliknya. Okey, bagian itunya tidak masalah. Aku yang mau jugakan kami berduaan terus. Tapi masalahnya siapa pun dia marahi. Tidak hanya teh Risda yang menelponku dan menanyakan keberadaanku, karena kalo pagi datangkan baik aku atau a Iwan pasti sarapan di rumahnya. A Iwan sarapan sebelum berangkat kerja, aku akan memandikan Ben karena kasihan meli

