Tiffany tertawa mengejek. "Wow, banyak sekali tanda hitam. Rupanya ada kebocoran di dalam internal." Joko tidak menepis ucapan Tiffany, memang waktu itu banyak yang bocor. "Mereka memanfaatkan situasi dengan mengambil barang bukti dan menjadikan klaim hasil usaha mereka." Tiffany tertawa lagi. "Biar aku tebak, untuk naik pangkat." Joko dan Efan diam, tidak menjawab. Menandakan ya. Tiffany tertawa terbahak-bahak. "Ah, menyebalkan sekali. Ternyata pekerjaan polisi memang sangat menyebalkan." "Saya dan ketua, teman-teman lain juga bekerja sepenuh hati." Joko potong ucapan Tiffany. "Tidak semua polisi jahat, hanya saja kebetulan orang jahat menjadi atasan lalu orang jahat bertemu dengan sesamanya." "Lebih banyak hitam, lebih sedikit putih lalu yang merah... seolah sebagai penyeimbang." M

