BAB 21 | Penyesalan

1076 Words

"Aku hanya seorang pecundang, yang tidak pantas bersama denganmu."—Aksa Delvin Orion. *** Raut wajah Aksa kusut. Pikiran Aksa berkecamuk. Aksa salah. Sangat bersalah pada Andhara yang tidak tahu apa-apa. Aksa merasa tidak pantas menjadi papa sambung baby Arsa. Aksa pulang ke rumah, tanpa mempedulikan orang-orang sekitarnya. "Aksa!" panggil Papa Ardian. Aksa menoleh, lalu mendekati Papa Ardian. Papa Ardian melayangkan tangan refleks. "PAPA!" tegur Mama Tyas. "Dasar anak tidak tahu diri! Berani kamu, menyakiti Dara, Aksa? Hanya karena keegoisan kamu!" hardik Papa Ardian menatap Aksa nyalang. Aksa mengusap pipinya yang terasa perih. Bekas baku hantam dengan Marsel belum hilang, ditambah dengan amukan dari Papa Ardian. "Aksa tahu, Aksa salah. Tapi, apa pernah Papa sekali aja menany

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD