"Apa yang sebenarnya sudah terjadi antara Kalix dan Airin, kenapa Kalix sampai berkata seperti itu? liar? apa maksud b******n itu sebenarnya," gerutu Rendy sepanjang perjalanannya. Dirinya bahkan tidak bisa fokus menyetir karena terus terbayang-bayang perkataan kejam Kalix. Sesampainya di Apartemen ia harus menanyakan hal ini pada Airin. Rendy melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, berharap ia akan segera menemui Airin. Airin baru saja selesai memasak, morning sickness yang sering ia alami saat memasak pun semakin hari semakin berkurang. Setelah selesai dengan aktivitas memasak ia kembali ke kamar untuk membereskan beberapa buku-buku yang akan ia bawa ke Malang. Airin mulai memilah dan memilih buku dan novel kesayangan yang akan menemani hari-harinya nanti ketika sudah tinggal

