Happy Reading... Jika menemukan TYPO tolong di komen ya. Biar author tahu di mana letak ke tidak nyamanannya. Sekian terima gaji. Wkwkw ****** "Lepaskan dasar bodoh!" Maki Dea sambil menatap Dimas dengan mata melotot. "Sssttt Jangan teriak sayang, kamu ingin aku berbuat hal yang tidak kamu duga atau kamu mau aku menyebarkan vidio kita satu bulan yang lalu." Ancam Dimas. Lalu pria itu menarik Dea ke dalam pelukannya. Dea memberontak berusaha melepaskan diri dari Dimas, Namun usaha nya sia-sia ketika beberapa orang mulai mengambil gambar mereka. "Lepas kau tidak lihat disini banyak wartawan." Bisik Dea gregetan ketika Dimas tidak mendengar perkataannya. "Oh apakah jika tidak ada mereka kita bisa mengulangi hal yang terjadi di ruang pemotretan tadi?" Tanya Dimas dengan menaik turunkan

