Noctis sedang menunggu istrinya di rumah sakit. Cemas dan gelisah ia rasakan, bagaimana tidak, sebentar lagi istrinya akan segera melahirkan. Stella sudah menghubungi Noctis tadi dan bilang jika sejak tadi pagi perutnya sangat sakit, hilang timbul seperti yang Noctis gambarkan padanya. “Ella!” Seru Noctis pada sang istri yang baru saja datang dengan dibantu oleh Yuni dan juga nyonya Rebecca. Sudah sejak dua Minggu nyonya Rebecca berada di Indonesia untuk menemani sang putri yang akan segera melahirkan. Noctis pun lantas segera berlari menghampiri istrinya, raut cemas dan panik langsung terlihat diwajah tampannya. Dokter yang masih memakai snelli itu langsung memeluk sang istri dan menenangkannya. “Sakit banget Noct, sakit.” Rintih Stella dengan isakan yang terdengar begitu memilukan.

