Tidak terasa malam pun telah datang,, tapi keadaan rumah besar itu tetap tidak berubah.. Sunyi dan sepi hanya ada arion dan shirin di sana dengan keadaan yang canggung,, hal itu membuat shirin merasa tidak nyaman dan akhirnya memilih untuk membuka suaranya terlebih dahulu.. " Arion~ kamu sudah bisa menghubungi ibu atau pak lukman ?? " tanya shirin tidak sabar Shirin merasa sangat kesepian dan juga canggung hanya berdua dengan arion dirumah yang besar itu,, terlebih shirin dan arion belum terlalu dekat untuk sekedar berbincang-bincang dengan santai dan bercerita apa pun yang ada di pikiran mereka.. Kecanggungan di antara mereka berdua selalu saja membuat mereka merinding dan tanpa mereka berdua sadari sesekali mereka berdua saling mencuri pandangan,, hanya sekedar melirik untuk mengetah

