Bab 21

2816 Words

Setelah bertanya pada seorang perawat dimana ruangan Aldo, aku langsung berlari dengan seluruh tenaga yang masih tersisa. Ketika aku menemukannya, masih ada seorang perawat yang sedang memeriksa peralatan. Tanpa basa-basi aku langsung masuk, suster itu terkejut melihatku. “Aku boleh masuk kan?” tanyaku. “Tentu saja.” Kata suster itu sambil terus melanjutkan pekerjaannya. Aku menarik sebuah kursi yang sudah disediakan didalam ruangan Aldo ini, duduk tepat disamping ranjangnya seperti yang dia lakukan waktu aku dirawat. Aku melihat wajahnya yang pucat dan matanya yang terpejam itu.  “Permisi,” panggilku pada perawat itu, dia menoleh padaku. “Bisa kau mengobatiku?” Perawat itu menghampiriku dan memeriksa sebentar luka-lukaku, dia tersenyum ramah. “Tunggu sebentar, aku akan mengambil peral

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD