19: Lia.

825 Words

Aku tidak akan pernah keluar dari kamarku lagi. Mungkin aku belum siap untuk menjadi dewasa, kuliah, dan membuat keputusan besar. Mungkin aku hanya anak berumur sembilan belas tahun yang bodoh. Apa yang telah kupikirkan, mencoba menjerat Tristan agar menjalin hubungan denganku? Dia tidak akan mau berpacaran dengan bocah. Kalau untuk urusan seks mungkin bisa, tapi mengakuiku di depan umum padahal dia tahu kepribadiannya sangat penting bagi perusahaannya yang bernilai miliaran dolar? Aku terlalu naif untuk berpikir bahwa itu bisa terjadi. Dengan masih memakai bikini, aku berguling dan membenamkan wajahku di bantal. Wajahku basah karena air mataku dan aku langsung menangis tersedu-sedu, suaranya teredam. Aku merindukan Tristan. Aku sangat mencintainya. Bahkan sekarang aku bisa saja menga

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD