“Please pikirkan. Kalau kamu nggak bisa menjawab sekarang kamu pikirkanlah masak-masak. Ini bukan hanya tentang kita berdua, tapi ini h juga tentang Mentari. Kita bertiga itu terikat tali yang teramat kuat dan tak bisa dipisahkan,” Langit memandang perempuan yang bisa membuat dunianya jungkir balik. “Tadi Mentari marah karena aku berjalan sama keponakanku. Aku kaget, sangat kaget akan reaksinya.” “Kamu tahu apa yang terjadi? Tubuh Mentari sangat kaku. Kamu tanya Ririn bagaimana reaksi Mentari melihat aku berjalan dengan orang yang tidak dia kenal. Mungkin dia ingat ketika Galuh keluar menggandeng Rasha,” Bulan ingat itu, bagaimana Galuh dengan tak tahu malu menggandeng Rasha keluar dari rumahnya. “Mungkin itu yang dia rasa, sakit teramat sakit. Dan aku juga takut itu terjadi bila kita m

