Bang Fajar sudah mengenakan jaket, ciput penutup kepala dan juga sarung tangan. Waktu sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Acara barbeque sampai tengah malam baru usai. Para temannya yang lain sudah terkapar. Para perempuan sudah beranjak ke kamar. Bi Wasti, Mbak Nency dan Rumia tinggal di lantai atas. Sementara itu, Karina memang stay di lantai bawah, kamar yang dipilihnya pertama dan gak mau pindah. Senter kecil sudah dia pegang, tak lupa gawai yang dia masukkan ke dalam saku jaket. Tujuannya kali ini adalah gudang belakang. Andai siang, dia takut teman-temannya curiga dan malah jadi tahu kalau Mas Fajri menyembunyikan barang haram, itu yang ada dalam pikirannya. Bang Fajar menyeruput teh lemon hangat sebelum keluar dari kamar. Lalu setelahnya menyibak tirai dan memperhatikan ke lu

