Dendam

649 Words

Hembusan nafas itu yang dirindukan, Widyo tersenyum menatap cucunya. Ia menangis haru saat cucunya itu dinyatakan hidup! bayangkan saja keluarga mana yang tak terpukul disaat anggota keluarga yang sudah koma semenjak 10 tahun silam. "niel.." ia menoleh, melihat siapa yang memanggilnya. Niel mengepalkan tangan nya, ia bersumpah akan menghancurkan keluarga sibrengsek itu! "Jangan gegabah! kau baru sembuh dari koma mu. kita lihat dari jauh dan pantau griel! kakek tak bisa menjamin jika kau datang griel akan luluh dan mau menerima perjodohan Ara dan Aldo."ujar Widyo menepuk dua kali bahu sang cucu. Dilain tempat, gadis itu terbaring lemah dikeranjang rumah sakit. ia melenguh, mata nya menyorot lampu rumah sakit itu. mata nya berkunang-kunang, kepalanya masih berdenyut sakit. "CEPAT LAH B

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD