Cafetaria

1115 Words

Pagi ini Adhista sedang di taman Fakultas Kedokteran. Dirinya bersama dengan Agatha karena Calla izin tidak masuk karena sedang tak enak badan. Pikirannya terus tertuju kepada Diratama yang terakhir kali ia lihat bersama dengan perempuan lain. Adhista selalu bilang tak cemburu. Tapi gerak-geriknya mengatakan hal lain. "Dhis, jajan yuk?" tanya Agatha yang sepertinya sudah jenuh karena Adhista tak mengajaknya mengobrol sejak tadi. "Eh? Ayo, lo yang bawa motor ya?" "Eum yaudah, kalau gue masih mendadak nge-rem maklum ya. Belum terlalu bisa, mana kuncinya," ucap Agatha lalu Adhista memberikan kunci motornya. Mereka berdua berjalan menuju parkiran yang tak terlalu jauh, lalu menaiki motor dan langsung menuju cafetaria untuk mengganjal perut mereka berdua. Setelah sampai di cafetaria kemu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD