Weekend pun telah berlalu. Dan sekarang tiba hari di mana Talita mulai menjalankan kegiatannya sebagai karyawan Abraham CORP. Seperti biasa, pagi buta setelah solat subuh Talita sudah disibukkan dengan kegiatannya di dapur. "Assalamu'alaikum." salam Dzakki yang baru saja pulang dari masjid. Mencium bau harum di rumahnya, Dzakki sudah bisa menebak jika adiknya itu tengah berkutat dengan peralatan dapur. "Sarapan apa Dek kita?" tanya Dzakki yang sudah berdiri di pintu yang mana menjadi pembatas antara dapur dan ruang makan. "Nasi goreng seafood Mas." sahut Talita tanpa melihat Dzakki. "Dek, Fikar boleh ya ikut sarapan di sini?" tanya Dzakki. Pasalnya ketika belum ada adiknya, Dzakki dan Fikar selalu sarapan bersama. Entah Dzakki yang berkunjung ke rumah Fikar atau sebaliknya. Dan untuk

