52. Keromantisan apa lagi?

2180 Words

Selesai menyuapkan Joshua makan, Talita meletakkan kembali piring bekas Joshua di atas nakas. "Tuh, HP lu bunyi mulu Lit dari tadi." ujar Joshua merasa berisik karena Talita tidak mau melihat siapa yang menelfon. Dengan berat hati, Talita mengambil ponselnya. Walaupun dia tahu siapa yang menelfonnya. "Halo," [Saya di lobby rumah sakit. Kamu di mana?] Spontan kedua mata Talita melebar begitu mendengar perkataan Fikar. Cepat sekali pria itu sudah sampai di rumah sakit. "Saya ke sana." Tut, Talita memasukkan ponselnya ke dalam saku jas yang dia gunakan, "Jo, gue izin keluar bentar ya." "Okey Lit." Dengan tergesa, Talita melangkah menuju lift. Jantungnya mulai berdebar kencang. Antara gugup mau bertemu pria itu atau mau menjelaskan perihal hubungannya dengan bosnya sendiri. Ting,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD