Pagi ini, terlihat lebih cerah dari sebelumnya. Seperti suasana hati Talita saat ini. Sangat cerah. "Dek?" panggil Dzakki ketika melihat adiknya sudah berada di dapur. Padahal adzan subuh saja belum berkumandang. "Iya Mas?" Talita yang tadinya tengah menghangatkan makanan di microwave, begitu mendengar Dzakki memanggil langsung membalikkan badannya. "Tumben udah di dapur jam segini?" Dzakki melirik apa yang tengah adiknya lakukan. "Lagi angetin makanan Mas." "Kamu bikin kapan itu?" "Ngga bikin, semalem beli. Terus balik lupa aku angetin." Dzakki memilih duduk di kursi pantry, "Jam berapa kamu balik semalem?" tanya Dzakki. Semalam dirinya memang tidur duluan. Tidak menunggu kepulangan adiknya, badannya tidak bisa diajak kompromi. "Jam sembilan Mas." "Malem banget?" Dzakki menatap a

