dua puluh lima

742 Words

Tawa masih mendominasi keadaan. Mobil Asyam masih penuh dengan gelak tawa Akya sedangkan Asyam hanya tertawa kecil. Mata Akya menata pekarangan rumah dinas Papahnya ini, mobil Terios dengan warna hijau lumut dan Sangkur yang berdiri tegak tepat di bemper depan bagian atas dekat kap mobil terparkir rapi di depan rumah dinas ini Papa udah pulang kunjungan ternyata batin Akya "Sampai?" Akya mengalihkan pandangannya dari kaca mobil ke arah Asyam, lalu mengangguk dan tersenyum. Akya membuka pintu mobil Asyam sendiri. Entah gerakan Akya yang terlalu lamban atau Asyam yang terlalu cepat saat Akya sudah keluar dari mobil dan berdiri dari duduknya Asyam Sudah ada di hadapannya berdiri tegak dengan wajah datarnya. Tanpa senyum Tanpa tawa Muka datar Asyam mendominasi, keadaan yang Hening di ta

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD