Bab 13. Pertanyaan Zaid

1424 Words

“Maaf jika saya tiba-tiba datang kemari Mbak Hannan. Perkenalkan saya Dewi,” ucapnya setelah duduk di ruang tamu sederhana kami. “Ya, saya cukup terkejut dengan kedatangan Anda,” jawabku tak ingin menyembunyikan keterkejutanku. “Apa Mbak Hannan tau siapa saya?” Ia langsung menoleh dan menatap tepat ke arahku setelah aku bersuara tadi. Tatapannya membuatku sedikit merinding. Bukankah ia buta? Tapi mengapa ia seolah sedang menatap tajam padaku? “Saya tau. Ada keperluan apa Anda datang ke kediaman saya?” Aku mengulangi pertanyaanku. Tak ada niatku sama sekali untuk menyuguhkan minuman pada kedua tamuku ini. Aku justru ingin mereka segera pergi dari rumahku sebelum anak-anakku menanyakan siapa mereka. “Mbak Hannan, bisakah Mbak tak terlalu bicara formal? Agar kita bisa bicara dengan santai

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD