Desiran air laut terdengar jelas ditelinga Anna. Angin laut menerpa wajahnya seolah-olah membisikkan ribuan kata rindu dari seseorang. Anna memejamkan matanya, merasakan terpaan angin di wajahnya. Berada di mulut kapal pesiar ini membuatnya dapat memikmati semua ciptaan tuhan yang diciptakan untuk laut. Saat Anna tepejam tiba-tiba ada sebuah tangan yang melingkar di pinggangnya. Anna membuka matanya lalu sedikit menoleh kebelakang melihat siapa yang sedang memeluknya. Orang itu tersenyum menatap Anna lalu mengecup singkat pipi Anna. "Kau sudah bangun?" Tanya Anna tak percaya. Orang itu hanya mengangguk sambil tersenyum. Anna membalikkan badannya lalu memeluk erat tubuh orang itu. "Aku sangat merindukanmu Daniel," ucap Anna dalam pelukannya. Ya, Daniel lah yang kini sedang Anna peluk era

