Sinar matahari pagi masuk kedalam celah-celah kamar hotel ini membuat Anna mengerjap-ngerjapkan matanya. Lumayan sulit membuat matanya terbuka sempurna. Saat Anna bangun, hal yang paling pertama ia lihat adalah suaminya yang masih tertidur lelap dengan posisi tangan melingkar dipinggangnya. Anna memiringkan badannya menghadap ke arah Daniel. Pengalaman pertama dalam hidupnya saat bangun pagi disuguhi pemandangan yang sangat indah. Anna meraba wajah tampan suaminya. Siapa yang bisa menyangkal kalau suaminya sangat tampan, lihatlah bulu matanya yang lentik, mampu mempesona walaupun dalam keadaan tertutup, belum lagi hidungnya yang mancung dilengkapi juga dengan bibir tipis merahnya. Oh Tuhan! Kau sangat beruntung Libra memilikinya. Anna terus mengelus pipi Daniel. "Sedang menikmati ketampa

