Anna menatap nanar pada Daniel yang masih setia memejamkan matanya di ranjang kamar rawatnya. Wajah teduh itu membuat Anna makin merutuki dirinya sendiri akibat kebodohannya. Air mata tak kunjung surut dari mata indah berbola matanya coklatnya. Seakan-akan tak pernah habis untuk menangis seseorang dihadapannya. Daniel masih bernafas, jantungnya juga masih berdetak, ia sedang mengalami koma. Saat Revan mengusir Anna yang tiba-tiba memasuki ruangan Daniel saat itu, hati Anna rasanya tersayat-sayat. Ia ingin Daniel bangun, ia ingin meminta maaf pada pria yang entah sejak kapan memasuki hatinya. Sejak saat itu Anna selalu berusaha menjenguk Daniel,tapi saat Revan tak ada. Namun baru kini lah ia bisa melihat Daniel sedekat ini. Menurut kabar yang ia dapat Revan sedang pergi ke Singapore untuk

