Tempat Rahasia

1379 Words

“Aku tidak habis pikir dari semua tempat kau malah mengajakku kemari,” komentar Esme begitu mereka tiba. Mereka berdua berkendara dalam diam selama dua jam penuh di dalam mobil, dan Esme sungguh sangat bosan dengan p****t yang terasa panas. Tidak ada musik, tidak ada obrolan. Hanya ada mereka berdua dan suara deru mesin mobil yang menyala menjadi saksi dari perjalanan mereka. Sebetulnya Esme benci perjalanan tanpa sesuatu yang mengisi kesunyian. Hanya saja dia tidak mau menaruh harga dirinya dibawah hanya karena itu, dia juga terlalu gengsi untuk mengajak Arthur bicara. Lagipula kalau pun bicara, Esme tidak yakin pembicaraan itu akan cukup menyenangkan. Sebab sepanjang yang dia ingat, obrolan mereka selalu seputar hal-hal yang membuat darahnya mendidih, dan kemudian mereka berdua akan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD