Mereka berdua berjalan beriringan, Arthur mencoba untuk menyamakan langkah sedangkan Esme berusaha keras untuk menjaga jarak supaya mereka tidak dalam satu garis yang sama. Situasi semakin menyebalkan buat Esme lantaran ternyata mobil Arthur diparkir cukup jauh. Entah alasan apa yang laki-laki itu ambil sampai dia memarkirkan mobilnya sejauh itu. Apakah dia sangat terburu-buru sampai tidak sabar? “Kenapa kau harus parkir jauh sekali? Padahal dekat-dekat sini juga masih bisa,” keluh Esme. Padahal dia berjalan tanpa membawa apapun ditangan sedangkan Arthur membawa banyak sekali tas belanjaannya dan harus berjalan sedikit agak jauh. Kalau pun harus mengeluh yang seharusnya melakukan itu adalah Arthur bukan Esme. Ya, sebenarnya kalau pun lokasi mobil Arthur dekat Esme juga akan sama mengelu

